DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

23 Februari 2006

TPI Tawarkan Kerjasama Dalam Program Tayangan Kota Kita

Di era digital sekarang ini informasi menjadi sangat penting. Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Departemen Pekerjaan Umum, selaku lembaga pemerintahan juga berkesempatan untuk mempublikasikan informasi berkaitan dengan tata ruang melalui berbagai media baik cetak maupun elektronik. Melihat peluang tersebut TPI mengajak Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Departemen Pekerjaan Umum untuk dapat mengisi acara Program Kota Kita yang rencananya ditayangkan setiap hari Rabu pukul 06.25 – 06.30 WIB. Berawal dari keinginan TPI tersebut, pada Selasa (21/02) Tim TPI yang terdiri dari Pemimpin Redaksi TPI Ray Wijaya, Wulan P. Miskal (Manager Marketing) dan Elan Alamanda (Produser Program Pemberitaan) berkesempatan melakukan audiensi dan presentasi program-program TPI di depan Bapak Direktur Jenderal Penataan Ruang, para Direktur, para Kasubdit dan Kasie di lingkungan Direktorat Jenderal Penataan Ruang.

Pada kesempatan tersebut Wulan menjelaskan bahwa segmen pemirsa TPI berada pada golongan yang cukup potensial (diistilahkan segmen kelas B, C dan D plus) selain memang jangkauan TPI yang lebih luas dibanding stasiun televisi lainnya. Pada usianya yang ke-15 tahun ini, menurut hasil riset TPI telah menjangkau ± 158 juta pemirsa di seluruh Indonesia (sekitar 75% dari 210 juta penduduk Indonesia), demikian Wulan berpromosi.

Sebagai Televisi yang memiliki misi pendidikan, TPI menawarkan peluang kerjasama kepada Ditjen Penataan Ruang, khususnya dalam hal pemberitaan. “Bila ada informasi yang ingin disampaikan dapat memanfaatkan ruang pada program-program yang ada baik yang bersifat komersial maupun semi komersial, salah satunya adalah program “Kota Kita” yang sudah ditayangkan lebih dari 2 tahun terakhir, dan sekarang sedang dalam proses perbaikan tampilan”, Wulan menjelaskan. Selain dalam bentuk berita, penyampaian agenda kegiatan tersebut bisa juga disajikan dalam bentuk iklan layanan masyarakat, atau variety show.

Menanggapi niatan TPI, Hermanto Dardak menginformasikan bahwa saat ini RUU Penataan Ruang sedang dalam proses penyelesaian di DPR, bersamaan dengan hal tersebut Ditjen Penataan Ruang sekaligus memikirkan suatu cara agar RUU ini bisa mendapatkan masukan dari masyarakat dan bisa diikuti proses perkembangannya. “Ini merupakan salah satu hal yang akan kita pikirkan selanjutnya bagaimana kemngkinannya agar dapat memanfaatkan program-program yang ditawarkan oleh TPI”, jelas Hermanto Dardak.

Amwazy Idrus, Kepala Pusat Komunikasi PU menganggap banyak program-program di TPI yang dapat dimanfaatkan oleh Dep. PU umumnya dan Ditjen Penataan Ruang khususnya, untuk menyampaikan kebijakan penataan ruang ke masyarakat, justru akan sangat luas terpublikasi karena segmen pemirsa yang akan dicapai justru akan sangat luas, mulai menengah ke bawah sampai menengah ke atas.

Lebih lanjut, Sekretaris Ditjen Penataan Ruang Setia Budhy Algamar juga menyambut baik niatan TPI tersebut, saat ini Ditjen Penataan Ruang mulai merilis iklan layanan masyarakat dan film layanan masyarakat sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan ‘penataan ruang’ kepada masyarakat luas. “Citra TPI sebagai televisi pendidikan masih kental, sehingga unsur penataan ruang ini dapat disajikan dengan format pendidikan, agar misi Penataan Ruang dan misi TPI dapat tercapai pula”, demikian Iman Soedradjat (Dir. Penataan Ruang Wil. I) memberikan masukannya. “TPI sebagai salah satu media memiliki peranan yang sangat besar, sebagai salah satu jalan untuk mengukur output dan outcome dari kinerja instansi pemerintah yang dilihat dari reaksi masyarakat terhadap informasi yang disajikan”, timpal IF Poernomosidhi (Dir. Penataan Ruang Wil. II).

Sumber : admintaru

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita