DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

18 Mei 2006

Jarak Luncur Awan Panas dan Lava Merapi Berkurang

Semburan awan panas dan guguran lava pijar Gunung Merapi masih terus terjadi hingga Kamis (18/5) dinihari namun jarak luncurnya hanya sekitar 1,5 kilometer, jauh berkurang dibandingkan dua hari terakhir yang mencapai dua sampai empat kilometer.

Petugas Pos Pengamatan Merapi di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Panut mengatakan, awan panas dan lava pijar tersebut luncurannya mengarah ke Kali Krasak dan Gendol.

"Memang belum pernah terjadi lagi semburan awan panas dan guguran lava pijar yang berskala besar setelah terjadi hari Senin lalu (15/5) yang jarak luncurnya mencapai empat kilometer. Awan panas pada dinihari ini memang relatif kecil," katanya.

Cuaca di sekitar puncak Merapi agar berkabut, sehingga lava pijar yang terlihat kurang begitu terang, namun tidak terjadi hujan di sekitar gunung api tersebut.

Sementara itu Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta sehari sebelumnya (Rabu, 17/5) antara pukul 12.00 hingga pukul 15.00 WIB terjadi empat kali awan panas dengan jarak luncur maksimum dua kilometer menuju hulu Kali Krasak.





Sumber : kompas.com

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita