DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

4 Maret 2008

TIM ODA (JICA) DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN

Tim ODA (JICA) bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia khususnya Ditjen Penataan Ruang melakukan kunjungan rapat di Ditjen Penataan Ruang pada Selasa (4/3/08) lalu. Rapat dihadiri oleh perwakilan dari BAPPENAS, Kasubdit Pengembangan Sistem Drainase dan Persampahan Ditjen Pengembangan PLP Ditjen Cipta Karya, Kasubdit Penataan Ruang Wilayah III Ditjen Penataan Ruang, Kasi ABLN Setditjen Penataan Ruang, Kasubdit Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Perkotaan dan Metropolitan Wilayah III, Ditjen Pengembangan Permukiman Ditjen Cipta Karya serta Tim ODA-JICA.

Sejak tahun 2005, JICA telah melakukan Studi Penyusunan Rencana Terpadu Tata Ruang Wilayah Metropolitan yang saat ini diteruskan untuk beberapa implementasi dari Rencana Terpadu Tata Ruang tersebut berupa Capacity Building dan pembangunan infrastruktur dengan sektor terkait dan tindak lanjut JBIC seperti Pembangunan/peningkatan Jalan Trans Sulawesi dengan Ditjen Bina Marga, Pengelolaan Limbah Padat dengan pembangunan TPA di Pattalassang dan Penyediaan Air Minum.

Pada sesi diskusi banyak tanggapan dan masukan, menurut perwakilan dari Bappenas mengharapkan agar dalam konteks pembangunan kawasan Metropolitan Mamminasata, diharapkan sektor tidak berjalan sendiri-sendiri tapi bersinergi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Diharapkan rencana implementasi proyek yang dilaksanakan oleh JICA dapat memberikan solusi/jawaban permasalahan perubahan rencana yang diamanatkan oleh RTR Kawasan Metropolitan Mamminasata, seperti pembangunan/peningkatan Jalan Trans Sulawesi dan masalah air permukaan agar solusi dapat diterima oleh sektor.

JICA dan JBIC akan melaksanakan beberapa proyek pembangunan di kawasan ini seperti pembangunan/peningkatan Jalan Trans Sulawesi, pembangunan TPA Pattalasang, dan Proyek Penyediaan Air Minum.

Menutup acara tersebut, Direktur Penataan Ruang Wilayah III, Wahyu Bintarto menjelaskan bahwa semangat dari pertemuan ini adalah mendiskusikan apakah bantuan Jepang sudah benar dan perlu penajaman, sehingga keluaran yang dihasilkan dapat sesuai dengan kebutuhan kita semua. Lebih lanjut harapannya pada program Multi Years tahun 2008, akan dilaksanakan penyusunan rencana rinci yang salah satunya adalah Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Sepanjang Trans Sulawesi di Metropolitan Mamminasata yang akan menjawab permasalahan perubahan trase jalan trans Sulawesi, karena dalam kegiatan ini akan dilakukan identifikasi kejelasan trase jalan dan Sinkronisasi Program untuk identifikasi TPA Pattalasang. Wil III

Sumber : admintaru_040308

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita