DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

1 Oktober 2020

MENJAMIN INVESTASI BERKELANJUTAN MELALUI PENYUSUNAN RDTR KAWASAN PERKOTAAN SUNGGUMINASA-CAMBAYYA BERBASIS MITIGASI BENCANA

Dalam rangka mewujudkan Penataan Kawasan Rawan Bencana (KRB) Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang di Provinsi Sulawesi Selatan, Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Penataan Kawasan melaksanakan Konsultasi Publik (KP) Ke-1 dalam rangka Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Identifikasi Isu Pembangunan Berkelanjutan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara tatap muka terbatas di Hotel Mercure Nexa Pettarani, Makassar, Selasa (1/9) silam. Sebagai bentuk pemenuhan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19, pertemuan ini juga dilakukan secara teleconference melalui aplikasi Zoom.

Kasubdit Penataan Kawasan Baru, Mirwansyah Prawiranegara menyampaikan bahwa mitigasi bencana menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dalam Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya ini. “Banyak objek penting dan strategis di Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya yang mempunyai potensi besar sebagai pusat budaya nasional, namun di sisi lain mendapat ancaman bencana baik bencana banjir dari Sungai Jeneberang maupun potensi genangan akibat belum optimalnya drainase kawasan,” ujar Wira.

Bupati Gowa yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsinah menyampaikan harapannya dengan adanya kegiatan ini akan tercipta penataan ruang di Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya yang lebih baik terutama terkait pembangunan di pinggir jalan poros menuju Pallangga-Takalar yang saat ini belum terkendali.

Berdasarkan diskusi yang dilakukan, peserta KP menyepakati tujuan dari penataan ruang kawasan yaitu terwujudnya Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya sebagai Pusat Kota Skala Regional dan Pusat Kebudayaan Skala Nasional di Metropolitan Mamminasata, yang Inklusif, Layak Huni, Tangguh Bencana dan Berkelanjutan.

Terdapat beberapa poin penting yang menjadi masukan dalam rangka Penyusunan RDTR pada Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya diantaranya perlu arahan penanganan transportasi untuk menangani kemacetan lalu lintas, termasuk rencana pembangunan jalan tol, penajaman strategi pengembangan perumahan vertikal untuk mengatasi masalah daya tampung penduduk sesuai proyeksi, serta mitigasi bencana banjir di daerah Katangka dan sekitar Bala Lompoa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Gowa, Camat dan Lurah Kecamatan Palangga, Kecamatan Somba Opu, dan Kecamatan Bontumaranmu, perwakilan tokoh masyarakat serta perwakilan Lembaga, Asosiasi, dan Akademisi.


Sumber : Dit. Penataan Kawasan

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita