DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

12 Oktober 2020

ANALISIS KESESUAIAN PROYEK PRIORITAS STRATEGIS NASIONAL: MASUKAN REVISI RTR PULAU KALIMANTAN

“Pelaksanaan Proyek Prioritas Strategis Nasional (PPSN) di Pulau Kalimantan belum sesuai dengan Rencana Tata Ruang (RTR). Diperlukan analisis kesesuaian PPSN untuk mengidentifikasi dan mitigasi dampak pelaksanaannya serta dihasilkan rekomendasi program pemanfaatan ruang sebagai masukan peninjauan kembali RTR". Demikian diungkapkan Direktur Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Sufrijadi dalam FGD Pembahasan Progres Analisis Kesesuaian Proyek Prioritas Strategis Nasional di Jakarta (29/9) silam.

Ditambahkan Sufrijadi, rekomendasi dari hasil analisis yang dilakukan oleh tim dapat diakomodir dalam revisi RTR Pulau Kalimantan dengan tidak melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku. Dengan adanya analisis PPSN diharapkan kualitas dokumen RTR sejalan dan sesuai dengan arahan penataan ruang.

Tim Penyusunan Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Implementasi RTR Pulau Kalimantan, Ari Djatmiko mengatakan progress analisis PPSN saat ini memasuki tahap inventarisasi dan pengidentikasian. Selain juga dilakukan kajian kesesuaian pemanfaatan ruang di Pulau Kalimantan. Kajian analisis dilakukan dengan mengidentifikasi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Major Project yang ada di Pulau Kalimantan seperti pengidentifikasian Pelabuhan Baru Terminal Kijing, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK), Pembangunan Ibukota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, Revitalisasi Bandara Tjilik Riwut, Pembangunan Kawasan Industri (KI) Landak, serta Pembangunan Kota Baru Tanjung Selor.

Analisis dampak dan mitigasi juga dilhat dari aspek kebijakan spasial hinggal resiko bencana yang ada. “Diharapkan dengan adanya analisis PPSN ini, dapat memberikan dampak dalam proses Peninjauan Kembali (PK) RTR di Pulau Kalimantan,” ujarnya.

Di kesempatan ini, tim teknis penyusun Pemantauan dan Evaluasi RTR di lingkungan Direktorat Pemanfaatan Ruang melakukan updating progres pelaksanaan analisis keseuaian PPSN di lokasi masing–masing. Dalam pembahasan ini, tim teknis penyusun Pemantauan dan Evaluasi juga melakukan penyamaan persepsi dalam menyusun analisis dampak dan mitigasi PPSN. Analisis yang dilakukan pada akhirnya akan berdampak pada rekomendasi penyusunan RTR di masing – masing pulau.

Tindak lanjut dari pelaksanaan ini adalah Tim Teknis akan terus berkoordinasi dengan para tim supervisi di lingkungan Direktorat Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang. Akan dilakukan penjaringan dan melakukan analisis PPSN di masing – masing RTR Pulau.


Sumber : Dit. Sinronisasi Pemanfaatan Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita