DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

24 November 2020

RTR KAWASAN STRATEGIS NASIONAL DANAU LIMBOTO: PENYELAMATAN DANAU TERBESAR DI GORONTALO

Danau Limboto di Provinsi Gorontalo merupakan salah satu dari lima belas danau kritis di Indonesia. Sejumlah permasalahan terdapat di Danau Limboto, seperti rawan banjir serta pendangkalan di sempadan danau yang dimanfaatkan menjadi permukiman warga akibat adanya pengendapan sedimentasi yang masif. Hal tersebut melatarbelakangi danau ini menjadi prioritas nasional dalam penanganan terpadu oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Direktur Perencanaan Tata Ruang Nasional, Dwi Hariyawan menyampaikan bahwa Danau Limboto merupakan danau kritis yang harus segera ditangani. “Terjadinya pendangkalan dan okupasi lahan dari masyarakat sekitar menjadi permasalahan bagi keberadaan Danau Limboto. Di sisi lain, Danau Limboto memiliki banyak fungsi, salah satunya sebagai pengendali banjir, penyedia air, dan potensi pariwisata. Oleh karena itu, Danau Limboto sangat strategis untuk segera ditangani agar tidak semakin kritis,” ujar Dwi Hariyawan secara daring saat pelaksanaan konsultasi publik kedua KLHS RTR KSN Danau Limboto, Selasa (10/11) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki mengungkapkan, selain menyimpan potensi, Danau Limboto juga menyimpan resiko bencana banjir yang tinggi. “Danau Limboto menyimpan potensi tetapi juga menyimpan resiko bencana yang tinggi. Apabila danau terus mengalami pendangkalan, maka danau akan kehilangan kemampuan dalam menampung air sebagaimana fungsinya dan air akan mengalir menuju perkotaan. Para pemangku kepentingan diharapkan untuk segera menetapkan regulasi yang bisa menjadi payung hukum semua aktivitas yang berada di Danau Limboto dengan fokus bagaimana upaya menyelamatkan Danau Limboto dari kepunahan dan kehancuran biotanya.” ujar Budiyanto.

Dengan melihat permasalahan Danau Limboto yang begitu kompleks, dalam penyusunan RTR KSN Danau Limboto dilakukan KLHS untuk dapat memberikan rekomendasi kepada Kawasan Danau Limboto sebagai KSN di Provinsi Gorontalo yang wajib dijaga dan dipertahankan kelestariannya. Para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat diharapkan dapat turut mencermati penyusunan rencana agar program pembangunan dapat terimplementasi dengan baik sesuai harapan semua pihak.

Konsultasi publik kedua ini difokuskan untuk menyepakati hasil rekomendasi perbaikan kebijakan/rencana/program (KRP) RTR Kawasan Strategis Nasional Danau Limboto dengan pemerintah daerah selaku anggota kelompok kerja (pokja) KLHS RTR Kawasan Strategis Nasional Danau Limboto. Kegiatan konsultasi publik kedua ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Kawasan Strategis Nasional Danau Limboto serta Organisasi Masyarakat Sipil yaitu Jaringan Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Provinsi Gorontalo.


Sumber : Dit. Perencanaan Tata Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita