DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

3 Mei 2021

RENCANA PEMBANGUNAN JALAN TOL YOGYAKARTA-BAWEN, TINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI WILAYAH DAN DUKUNGAN AKSESIBILITAS DESTINASI WISATA

Semarang,- “Rencana Pembangunan Jalan tol Yogyakarta-Bawen ini sudah termaktub dalam Perpres 109 tahun 2020 mengenai Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang lokasinya berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah. Maka harus dipastikan dokumen perencanaannya sudah dilengkapi dengan prosedur yang benar,” tegas Direktur Jenderal Tata Ruang, Abdul Kamarzuki saat membuka Rapat Pembahasan Rencana Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen (Lintas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta-Provinsi Jawa Tengah) di Semarang, (28/4) silam.

Kamarzuki menambahkan, nantinya rencana tata ruang yang akan dijadikan acuan dilihat dengan asas berjenjang dan komplementer dimulai dari Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) sampai Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota (RTRW Kab/Kota).

Rencana pembangunan jalan tol memiliki panjang ± 76,05 km melintasi Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta serta Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Semarang, dan Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari Ruas Yogyakarta-batas Provinsi DIY/Provinsi Jawa Tengah (Kecamatan Tempel) di Provinsi DIY: 7,65 km dan Ruas batas Provinsi DIY/Provinsi Jawa Tengah (Kecamatan Ngluwar)-Bawen di Provinsi Jawa Tengah: 68,4 km.

Dalam pembangunannnya, perlu memperhatikan daya dukung kawasan dan rekayasa teknis khusus apabila berada pada kawasan rawan longsor, serta berkoordinasi dengan BBWS Serayu Opak terhadap lokasi yang bersinggungan dengan Sumber Daya Air.

Kedepannya, jalan tol Yogyakarta-Bawen ini diproyeksi dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan dan pertumbuhan ekonomi wilayah, serta mendukung aksesibilitas menuju destinasi wisata Candi Borobudur dan destinasi wisata lainnya di wilayah Provinsi D.I. Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.


Sumber : Dit. Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita