DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

9 Juli 2021

PENYUSUNAN RDTR KAWASAN PERKOTAAN HANAU, PERKUAT ASPEK MITIGASI BENCANA 

Kuala Pembuang - Direktorat Jenderal Tata Ruang melalui Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyepakatan delineasi dan penjaringan isu kawasan terkait penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Hanau di Kabupaten Seruyan. Pertemuan terbatas tersebut diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan difasilitasi melalui pertemuan daring secara telekonferensi pada Jumat, (2/6/2021).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Djainu'ddin Noor menyampaikan, Kecamatan Hanau akan dan direncanakan menjadi Ibu kota Provinsi Kotawaringin Raya dan sudah disepakati oleh kelima bupati.

“Sehingga Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Hanau yang sudah dikaitkan dengan mitigasi bencana dapat mengakomodir pengendalian pemanfaatan ruang dari perkembangan tersebut” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II Eko Budi Kurniawan menjelaskan bahwasanya pada Undang Undang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021, RDTR memiliki peran sangat penting dalam perizinan berusaha dan non berusaha.

“Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Hanau yang disusun perlu sesuai dengan peraturan dan pedoman standar basis data terbaru yang berlaku, karena akan terintegrasikan kedalam sistem untuk dapat di akses secara online yaitu melalui gistaru.atrbpn.go.id." ungkap Eko.

FGD tersebut menghasilkan pokok kesepakatan yakni berdasarkan kriteria penetapan delineasi wilayah perencanaan RDTR yaitu Kecamatan Kecamatan Hanau yang terdiri dari Desa Bahaur, Desa Pembuang Hulu I, dan Desa Pembuang Hulu II dengan luas 6.674,73 hektar.

Beberapa isu strategis yang menjadi pembahasan diantaranya adalah mitigasi kawasan rawan bencana, dipersiapkannya Ibu kota Provinsi Kotawaringin dan Proyek Prioritas Pembangunan dalam RPJMN tahun 2020-2024 terkait pembangunan desa terpadu serta pembinaan dan keberpihakan dari Kementerian/Lembaga dan pelaku pembangunan lainnya.


Sumber : Dit. Bina Wilayah II

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita