DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

10 September 2021

TATA JABODETABEK-PUNJUR, DIREKTUR JENDERAL TATA RUANG TINJAU SITU CIBEUREUM BEKASI

Bekasi,- Dalam rangka perbaikan dan pengelolaan Situ Cibeureum, Direktur Jenderal Tata Ruang Abdul Kamarzuki bersama dengan Direktur Program Tim Project Management Office (PMO) Jabodetabek-Punjur, Wisnubroto Sarosa dan Kepala Desa Lambangsari Kecamatan Tambun Selatan meninjau Situ Cibeureum Kabupaten Bekasi pada Senin, (06/9/2021).

Perlu diketahui, Situ Cibeureum adalah salah satu danau yang berperan penting sebagai pengendali banjir di wilayah Kabupaten Bekasi. Tinjauan ini dilakukan selain dalam rangka menjaga dan memulihkan fungsi sungai, danau, embung, waduk (SDEW) sebagai penampung/ parkir air di kawasan tengah juga untuk dapat memitigasi bencana banjir di kawasan tengah dan hilir Jabodetabek. Kedepan, akan dibangun kembali pintu air yang jebol serta penguatan sempadan Situ Cibeureum yang akan dilaksanakan oleh BBWSCC.

Pembangunan di kawasan sekitar SDEW harus sesuai terhadap hukum alam karena air bersirkulasi dari hulu ke hilir dan kembali ke hulu dalam satu siklus hidrologis. Pembangunan di kawasan hulu, tengah, dan hilir yang mengganggu siklus air akan menimbulkan dampak banjir di kawasan tengah dan hilir. Dampak pembangunan harus diminimalkan dan dikendalikan untuk mencegah banjir tidak terulang.

Pada penataan ruang Jabodetabek-Punjur pada kawasan Situ Cibeureum, Kementerian ATR/BPN mempunyai wewenang diantaranya melakukan pembatalan atas tanah, penetapan batas-batas situ dan juga melakukan pengukuran.

Tinjauan lapangan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi Hiskia Simarmata beserta jajaran dan perwakilan Pemerintah Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan.


Sumber : Sekretariat Dirjen Tata Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita