DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

9 September 2021

SAATNYA SOBAT TATA RUANG BERKONTRIBUSI, KONSULTASI PUBLIK ONLINE RDTR PULAU TERNATE DIBUKA UMUM

Pulau Ternate yang terletak di Provinsi Maluku Utara, merupakan Pulau Vulkanik bagian dari tubuh Gunung Api Gamalama yang notabene merupakan salah satu Gunung Api teraktif di Indonesia. Frekuensi letusan Gunung Api Gamalama dari tahun 1538 tercatat sebanyak 65 kali dengan rata-rata letusan setiap 5,5 tahun sekali (Bacharudin, Martono dan Djuhara, 1996). Pulau Ternate juga terletak berdekatan dengan patahan aktif sesar laut Halmahera dan Sangihe yang pergerakannya cukup aktif dan sering menimbulkan gempa tektonik. Besaran gempa maksimum di sesar Halmahera dan Sangihe diprediksi berada pada 8,1 Mw dan 7,9 Mw yang juga dianggap berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Adanya ancaman bahaya multi-bencana di Pulau Ternate tersebut, perlu diwaspadai mengingat Pulau Ternate merupakan pusat Kota Ternate dengan perkembangan kota yang cukup pesat. Kota Ternate memiliki sejarah peradaban yang cukup panjang sebagai pusat peradaban sejak masa Kesultanan hingga saat ini berkembang sebagai pintu gerbang dan pusat perdagangan jasa di Provinsi Maluku Utara. Perkembangan kota yang cukup pesat jika tidak dikendalikan akan terus mengarah pada area-area rawan bencana. Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya pengurangan risiko bencana diperlukan pengaturan tata ruang berbasis mitigasi bencana melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Pulau Ternate.

Rencana Detail Tata Ruang skala rinci akan mengatur perencanaan jaringan prasarana kota, alokasi peruntukkan zona pemanfaatan ruang, hingga pengaturan zonasi bangunan pada setiap zona peruntukkan. Wilayah Perencanaan terdiri dari 5 Kecamatan dan 60 Kelurahan dengan luas area sebesar 3.726 Ha.

Dokumen RDTR menjadi dasar bagi perizinan pemanfaatan ruang kota dan dirancang untuk terintegrasi dengan sistem One Single Submission (OSS). Sehingga masyarakat yang ingin membangun atau berinvestasi diharapkan dapat lebih mudah dalam memperoleh perizinan pembangunan yang sesuai dengan rencana tata ruang.

Dalam menyusun rencana tata ruang yang akan berimplikasi pada kehidupan orang banyak, tentunya pada proses penyusunannya diharapkan dapat melibatkan seluas-luasnya berbagai kalangan dan lapisan masyarakat di Kota Ternate untuk dapat berpartisipasi dan memberikan masukan bagi penyusunan rencana tata ruang agar sesuai dengan harapan dan cita-cita bersama. Penjaringan aspirasi dan masukan dari masyarakat khususnya melalui laman Konsultasi Publik Online ini diharapkan dapat menjadi masukan dan pertimbangan dalam perencanaan kawasan. Oleh karena itu, partisipasi warga dalam laman Konsultasi Publik Online ini sangat penting bagi proses penyusunan RDTR ini. Selamat Mengisi dan Berkontribusi bagi kemajuan di Kota Ternate khususnya untuk mewujudkan Tata Ruang Kota yang Berkelanjutan.


Sumber : Sekretariat Dirjen Tata Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita