DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

22 Oktober 2021

PENYUSUNAN RDTR KAWASAN PERKOTAAN MARTAPURA, SOLUSI PERCEPATAN INVESTASI DI DAERAH

“Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja mengamanatkan perlu adanya terobosan dalam hal percepatan perizinan investasi, salah satunya melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Melalui penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Martapura di Kabupaten OKU Timur harapannya dapat menjadi solusi implementasi percepatan investasi di daerah,” ungkap Kasubdit Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Wilayah II, Sri Damar Agustina saat membuka Forum Group Discussion (FGD) Penjaringan Isu Kewilayahan dan Isu Pembangunan Berkelanjutan RDTR Kawasan Perkotaan Martapura di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur (12/10) silam.

FGD dan Konsultasi Publik yang dilaksanakan di bulan pertama adalah untuk mendapatkan isu-isu faktual di dalam wilayah perencanaan. “Nantinya isu tersebut akan menjadi masukan terhadap konsep rencana struktur ruang dan pola ruang serta menjadi isu prioritas pembangunan berkelanjutan dalam hal penyusunan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis,” tambah Sri Damar.

Pada kesempatan yang sama Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah menegaskan bahwa perlu dukungan penuh dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) OKU Timur dalam bentuk data, masukan dan saran bagi substansi RDTR di kurun waktu tiga bulan ke depan sampai tersusunnya materi Raperkada. “OPD OKU Timur harus bekerja sama penuh dan terlibat aktif demi tersusunnya Kota Martapura yang tertata dan berkelanjutan".

Ia menambahkan, RDTR Kawasan Perkotaan Martapura ini menjadi penting untuk mewujudkan kota yang tertata dengan baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik di dalam maupun di luar wilayah perencanaan. Untuk mewujudkannya, perlu dilakukan sinkronisasi kebijakan antar sektor.

“Pada prinsipnya, Kabupaten OKU Timur akan mendukung percepatan ini sesuai kewenangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Lanosin Hamzah.

Adapun hasil dari kegiatan ini adalah ditetapkan tujuan wilayah perencanan, yaitu Perkotaan Martapura di Kecamatan Martapura berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan, pusat pendidikan, pusat perdagangan dan jasa, sentra industri serta simpul transportasi.

Beberapa masukan yang mengemuka dalam kegiatan ini akan dijadikan catatan perbaikan bagi tim penyusun RDTR. Salah satunya dikemukakan langsung oleh Sekda OKU Timur, Jumadi, saat memoderatori sesi diskusi, yakni perlu perhatian terhadap batas wilayah kelurahan atau desa, serta kondisi lingkungan hidup dan aktivitas masyarakat.

Isu lain yang diangkat pada sesi diskusi ini adalah perlu adanya aturan yang jelas tekait pertambangan pasir di sepanjang Sungai Komering dan penanganan pengelolaan persampahan, serta beberapa kondisi fisik sarana prasarana yang sudah tidak layak. Terdapat pula informasi rencana pembangunan yang akan dilaksanakan seperti fly over dan underpass untuk mengurai kemacetan serta meningkatkan daya dukung wilayah.


Sumber : Dit. Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita