DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

16 Desember 2021

KEMENTERIAN ATR/BPN DUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN POTENSIAL INVESTASI MELALUI BANTUAN TEKNIS PENYUSUNAN RENCANA DETAIL TATA RUANG DI KOTA TEBING TINGGI

Tebing Tinggi - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam hal ini Direktorat Jenderal Tata Ruang berupaya meningkatkan investasi di daerah dengan memberi bantuan teknis penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kepada pemerintah kabupaten/kota, dimana salah satu lokasi terpilihnya yaitu Kota Tebing Tinggi yang memiliki lokasi strategis sebagai kota transit pada jalur trans Sumatera dan didukung oleh beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pada hari Rabu (08/12) dilakukan pertemuan dalam rangka Ekspose Akhir Materi Teknis Rancangan Peraturan Walikota (Ranperwal) tentang RDTR Wilayah Perencanaan (WP) Kota Tebing Tinggi. Plt. Direktur Perencanaan Tata Ruang Nasional, Dwi Hariyawan, secara simbolis menyerahkan dokumen Ranperwal tersebut kepada Walikota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan.

WP Kota Tebing Tinggi mencakup seluruh wilayah Kota Tebing Tinggi dengan luas 3.913,87 hektare. Tujuan penataan ruang yang diusung dalam RDTR WP Kota Tebing Tinggi yaitu terwujudnya Kota Tebing Tinggi sebagai kawasan terpadu yang berkelanjutan didukung dengan sarana dan prasarana yang berdaya saing. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, dikembangkan kawasan potensial bernilai investasi tinggi yang akan menjadi engine growth bagi peningkatan ekonomi Kota Tebing Tinggi dan ruang yang menjamin kepastian berusaha.

Pengembangan kawasan potensial investasi akan dikembangkan di Kecamatan Padang Hilir dan Kecamatan Rambutan dengan menggandeng beberapa investor, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk menyediakan sarana pelayanan seperti rumah sakit dan pendidikan skala internasional serta pengembangan central business district yang menampung kegiatan perdagangan dan jasa, perkantoran, dan permukiman modern. Konsep ini diusung sebagai bentuk pengembangan kawasan perkotaan yang dapat memberikan nilai tambah dan pelayanan bagi wilayah Kota Tebing Tinggi dan kawasan sekitarnya.

Untuk mendukung pengembangan Kota Tebing Tinggi direncanakan pengembangan jaringan utama pembentuk ruang seperti jalan tol, jalan lingkar kota, jalur kereta api. Selain itu, seluruh Kota Tebing Tinggi akan didukung oleh layanan jaringan gas bumi, jaringan energi listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan perpipaan air bersih, sistem pengelolaan limbah terpadu, sistem persampahan, dan prasarana pendukung lainnya.

Seiring dengan upaya peningkatan perekonomian kota, RDTR WP Kota Tebing Tinggi juga menerapkan upaya pelestarian lingkungan melalui beberapa strategi peningkatan kualitas dan luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), antara lain pembangunan dan perluasan RTH melalui pengadaan lahan, pengembangan koridor ruang hijau kota yang menghubungkan antar RTH, akuisisi RTH privat dan menjadikannya RTH publik, penghijauan bangunan, pemberdayaan masyarakat melalui komunitas hijau kota, serta kerjasama antar pemangku kepentingan dalam penyediaan, pembangunan, perluasan, dan pemeliharaan RTH publik. Selain itu, dalam RDTR ini juga tetap mempertahankan luasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagaimana telah ditetapkan sebelumnya.

Dengan disepakatinya muatan RDTR WP Kota Tebing Tinggi, diharapkan tidak hanya pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga badan usaha, swasta, maupun masyarakat dapat berperan aktif mewujudkan Kota Tebing Tinggi menjadi kota yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan


Sumber : Dit. Perencanaan Tata Ruang Nasional

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita