DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

21 Desember 2021

PENYUSUNAN RDTR KAWASAN PERKOTAAN TANJUNG TIRAM DAN TALAWI MEMASUKI TAHAP AKHIR

Kementerian ATR/BPN melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Ekspose Final Hasil Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan Kawasan Perkotaan Tanjung Tiram dan Talawi di Grand Malaka Hotel pada hari Kamis (09/12/2021). Acara dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Batu Bara, perwakilan organisasi di Kabupaten Batu Bara serta perwakilan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Tepat sehari sebelumnya (08/12) di tempat yang sama telah dilakukan konsultasi publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang menyepakati Rekomendasi Perbaikan Kebijakan, Rencana, dan Program (KRP) dan Integrasi Hasil KLHS dengan melibatkan seluruh Tim Pokja KLHS serta menjaring komitmen tim Pokja untuk menindaklanjuti ke proses validasi dokumen KLHS RDTR WP Kawasan Perkotaan Tanjung Tiram dan Talawi.

Kegiatan FGD ini merupakan rangkaian akhir pembahasan di daerah dalam rangka penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Tanjung Tiram dan Talawi, sebelum dilanjutkan pada tahap Persetujuan Substansi.

Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ishak Liza, mengapresiasi atas perhatian Kementerian ATR/BPN yang telah membantu pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam penyusunan RDTR Kecamatan Tanjung Tiram dan Talawi. “Melalui penyusunan RDTR Kecamatan Tanjung Tdiram dan Talawi diharapkan dapat mempersiapkan kawasan perkotaan ini sebagai kawasan penyanggah dan kawasan industri pulau reklamasi yang mampu memenuhi segala kebutuhan pendukung kawasan tersebut yang terbebas dari permukiman kumuh, permasalahan banjir, dan pengelolaan persampahan yang tidak optimal,” ujarnya.

Ishak menambahkan bahwa kedepan wilayah tersebut akan berkembang menjadi kawasan strategis, karena rencana kawasan industri dan kawasan perkotaan pulau reklamasi seluas 12.000 Ha berada di selat malaka tepat diseberang kecamatan Tanjung Tiram.

Pada kesempatan yang sama, Chriesty E. Lengkong, selaku Kasubdit Perencanaan Tata Ruang KSN IV menyampaikan, “RDTR ini sudah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) sehingga semua orang baik dari Batu Bara maupun di luar Batu Bara dapat melakukan ijin berusaha disini. Melalui RDTR ini nantinya untuk mewujudkan pembangunan Batu Bara yang lebih baik di masa mendatang.”

Pada kegiatan ini juga dilakukan serah terima dokumen Materi Teknis Rencana, laporan KLHS, dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah RDTR WP Kawasan Perkotaan Tanjung Tiram dan Talawi yang diserahkan langsung oleh Kasubdit Perencanaan Tata Ruang KSN IV kepada Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sekretariat Daerah Kabupaten Batu Bara.


Sumber : Dit. Perencanaan Tata Ruang Nasional

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita