DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

28 Juli 2022

RDTR GEOPARK BATUR, MENYEIMBANGKAN KEGIATAN PARIWISATA DENGAN KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN

Kintamani – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyepakatan Delineasi Wilayah Perencanaan dan Penjaringan Isu Kewilayahan dalam rangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Geopark Batur, Kabupaten Bangli (14/07).

FGD tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bangli, serta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas PUPRPERKIM, Dewa Ngakan Ketut Widnyanamaya mewakili Bupati Bangli menyampaikan bahwa Kawasan Wisata Geopark Batur memiliki banyak potensi yang hingga saat ini masih dalam status sebagai Batur Global Geopark oleh UNESCO. “Dengan adanya RDTR Geopark Batur ini diharapkan dapat dijadikan instrumen untuk mendukung pengembangan dan pembangunan potensi kawasan wisata Geopark Batur”, Ujar Dewa Ngakan.

Lebih lanjut Dewa Ngakan Ketut Widnyanamaya mengungkapkan, dengan dilaksanakanya kegiatan FGD dalam rangka penyusunan RDTR Geopark Batur ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangli kedepannya.

Disaat yang sama Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Wilayah I, Reny Windyawati menyampaikan, seluruh kegiatan terkait perizinan, usaha, dan pemanfaatan ruang di Kawasan Geopark Batur harus mengacu pada rencana tata ruang yang akan disusun, dalam hal ini adalah RDTR Geopark Batur, RDTR disusun melalui proses berbagai analisis sehingga diharapkan dapat terbentuk keseimbangan antara kegiatan pariwisata dan keberlanjutan lingkungan. “Kawasan Geopark Batur memiliki potensi yang sangat besar, sehingga dalam pengembangannya harus memiliki instrumen yang terperinci agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di Kabupaten Bangli”, ucap Reny Windyawati.

Reny juga menambahkan bahwa RDTR Geopark batur ini nantinya akan diintegrasikan dengan sistem Online Single Submission (OSS).

Di lain tempat, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Tata Ruang atas adanya kegiatan ini, dan mengharapkan kegiatan ini bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bangli sehingga RDTR Geopark Batur nantinya bisa menjadi instrumen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kedepannya diharapkan Pemerintah Kabupaten Bangli berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan data dan informasi, memberikan dukungan dan koordinasi dalam rangka menyukseskan rangkaian penyusunan Materi Teknis RDTR Geopark Batur, Kabupaten Bangli. Penetapan Delineasi Wilayah Perencanaan akan ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Bupati/ Pejabat Eselon II pada Dinas Teknis di bidang penataan ruang.


Sumber : Dit. Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita