DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

16 September 2022

DIREKTUR JENDERAL TATA RUANG BERIKAN SAMBUTAN PADA RAKERDA REALESTATE INDONESIA JATENG 2022

Jakarta,- Mewakili Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Direktur Jenderal Tata Ruang Gabriel Triwibawa melakukan sambutan secara daring pada acara Rapat Kerja Daerah yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Realestate Indonesia Jawa Tengah pada kamis (15/9/2022).

Acara ini diselenggarakan secara luring di Semarang, Jawa Tengah, dengan mengusung tema "Bangkit Bersama Menuju Developer Tangguh".

Pada sambutannya, Gabriel mengungkapkan bahwa pandemi COVID-19 yang telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun memberikan tantangan bagi semua pihak untuk menghadirkan rumah yang sehat.

"Agar lebih sehat, jarak antar rumah kian menjadi perhatian, yang semula rumah-rumah menempel, menjadi lebih renggang. Tetapi ini mempunyai konsekuensi yaitu membutuhkan ruang tanah yang lebih. Hal ini terkait dengan tata ruang dan juga terkait dengan sebuah kultur, bagaimana kita bisa melakukan shifting paradigm dari rumah landed menjadi rumah vertikal," papar Gabriel

Ia juga mengungkapkan bahwa ini menjadi tantangan bersama untuk melakukan inovasi-inovasi dalam membuat kultur membiasakan masyarakat tinggal di hunian vertikal.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I, Reny Windyawati menjadi pembicara yang menyampaikan materi terkait "Sinkronisasi Aturan Alih Fungsi Lahan (LSD)".

Ia mengutarakan bahwa LSD berkaitan dengan ketahanan pangan nasional, serta dasar hukum LSD terkait dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

"Pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, diharapkan kita bisa mempertahankan lahan-lahan sawah yang mempunyai potensi dan produksi yang bagus untuk ketahanan pangan Indonesia. Terkait ini juga sudah disinkronskan dengan Undang-Undang Cipta Kerja dan peraturan turunannya," ujar Reny.


Sumber : Sekretariat Ditjen Tata Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita