DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

25 November 2022

SELARASKAN PERKEMBANGAN WP LABANG DENGAN KAWASAN INDUSTRI, DITJEN TATA RUANG GELAR EKSPOSE AKHIR RDTR WP LABANG DAN SEKITARNYA

Surabaya,- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang bekerjasama dengan Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan menggelar Focus Group Discussion (FGD) 5 Pelaksanaan Ekspose Akhir Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) WP Labang dan Sekitarnya sebagai Arahan Prioritas Nasional di Sekitar Kawasan Industri Madura yang dilaksanakan di Hotel Royal Tulip Darmo Kota Surabaya (24/11/2022).


Kegiatan yang difokuskan untuk melaksanakan ekspose akhir materi teknis dan rancangan peraturan kepala daerah tentang RDTR dan pembahasan dalam rangka penjaminan kualitas Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) ini dibuka oleh Ir. H. Moh. Taufan Zairinsyah, M.M. dan Subdirektorat Perencanaan Detail Tata Ruang Kawasan Sosial Budaya, Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah 1, Murti Ningrum, ST, M.Sc, serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan, Kepala Bidang Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di tingkat Provinsi dan Kabupaten, dan Camat.


Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Moh. Taufan Zairinsyah menekankan pentingnya penyusunan RDTR ini, “RDTR Arahan Prioritas Nasional di Sekitar Kawasan Industri Madura yakni RDTR WP Labang dan sekitarnya merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mendukung pembentukan Kawasan Industri beserta kawasan pendukungnya,” demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan. Lebih lanjut, dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi kepada kementerian dan lembaga serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berpartisipasi dalam proses penyusunan RDTR ini. Terakhir, beliau berharap kegiatan rapat lintas sektor RDTR WP Labang dan sekitarnya bisa dilaksanakan segera di Jakarta.


Selanjutnya, Murti Ningrum, Koordinator Subdirektorat Perencanaan Detail Tata Ruang Kawasan Sosial Budaya, Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah 1, menyampaikan arahan dan tujuan penyelenggaraan FGD 5 dalam penyusunan RDTR WP Labang dan sekitarnya. “Tujuan kegiatan bantuan teknis penyusunan RDTR WP Labang dan sekitarnya sebagai dasar kebijakan pengembangan dan operasionalisasi perwujudan pemanfaatan ruang di sekitar KI Madura.” Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa penyusunan RDTR ini guna memastikan pembangunan dan perkembangan di WP Labang dan sekitarnya selaras dan seimbang dengan Kawasan Industri dan kawasan industri pendukungnya. “Targetnya setelah pemberian bantuan teknis ini RDTR dan KLHS WP Labang dan sekitarnya siap menuju proses persetujuan substansi,” tutup Murti Ningrum.

Dalam acara ini juga dilakukan serah terima secara simbolis produk akhir Bantuan Teknis berupa materi teknis (RDTR) Arahan Prioritas Nasional di Sekitar Kawasan Industri Madura dari Kementerian ATR/BPN kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan.


Kegiatan FGD 5 ini ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh seluruh peserta yang terlibat mengenai kesepakatan muatan RDTR antara lain ketentuan pemanfaatan ruang, peraturan zonasi, indikasi program dan rancangan Peraturan Kepala Daerah serta pembahasan rekomendasi perbaikan Kebijakan, Rencana, dan Program (KRP) dan pengintegrasian hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis RDTR WP Labang dan sekitarnya.**


Sumber : Dit. Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita