DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG /
BADAN PERTANAHAN NASIONAL

8 Desember 2022

PEMBENTUKAN PERATURAN KEPALA DAERAH TENTANG RDTR DUKUNG KETERINTEGRASIAN PERTANAHAN DAN TATA RUANG

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang terus melakukan upaya percepatan penetapan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan penyelenggaraan rapat lintas sektor pada Rabu (7/12/2022).

Pada rapat ini dibahas Rancangan RDTR Kawasan Perkotaan Sidareja Kabupaten Cilacap, dan RDTR Kawasan Sekitar Bandara Internasional Yogyakarta Kabupaten Kulon Progo.

Pada rapat tersebut Direktur Jenderal Tata Ruang, Gabriel Triwibawa, menyampaikan harapan dan rasa optimisnya atas pertemuan lintas sektor ini. "Secara umum saya tidak melihat banyak pending issue yang berkepanjangan. Kita berharap setelah pertemuan lintas sektor ini, kita dapat segera menerbitkan dokumen persetujuan substansinya," tutur Gabriel.

Ia juga mengungkapkan bahwa data pertanahan merupakan data yang sangat detail, mengingat seseorang yang mempunya hak atas tanah atau tidak mempunyai hak atas tanah dapat diidentifikasi dari data tersebut. "Tata ruang dan pertanahan sudah berintegrasi sejak tahun 2015 namun saya berharap peraturan perundangan di level daerah dapat semakin menajamkan integrasi tersebut," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Pj. Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar menyampaikan tujuan penataan ruang RDTR Kawasan Perkotaan Sidareja, "Tujuannya jelas yaitu untuk mewujudkan Perkotaan Sidareja yang berkelanjutan berbasis Pengembangan Sektor Pertanian, perdagangan dan jasa, serta Industri,” papar Yunita.

Ia juga menyampaikan empat perumusan tujuan penataan ruang RDTR Kawasan Perkotaan Sidareja, yang salah satunya ialah karakteristik wilayah Kawasan Perkotaan Sidareja, baik dari segi sosial masyarakat, fisik lingkungan, dan aspek lainnya.
Tak terkecuali Pj Bupati Kulon Progo, yang turut memaparkan tujuan dari RDTR yang sedang disusun, "Tujuan penataan ruang ini adalah guna mewujudkan Kawasan di Sekitar Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi untuk pengembangan aerotropolis dengan mempertahankan kearifan lokal yang bertumpu pada prinsip pembangunan berkelanjutan dan mitigasi bencana,” jelas Tri Saktiyana.

Ia juga menjelaskan tiga konsep pengembangan makro yang diusung dalam perencanaan ini, salah satunya adalah konsep aerotropolis. Konsep aerotropolis yang dimaksud ialah konsep pengembangan wilayah yang tertata dan terkonsep pada sebuah bandara.

Acara ini diadakan secara daring dan luring, dan dihadiri langsung oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap,Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, para Sekretariat Daerah, dan Kementerian/Instansi/Lembaga terkait.**

#DitjenTataRuang
#BersamaMenataRuang

Sekretariat Direktorat Jenderal Tata Ruang, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Twitter, Instagram, Tiktok @DitjenTataRuang
Facebook, Youtube: Ditjen Tata Ruang

Sumber: Sekretariat Ditjen Tata Ruang


Sumber : Sekretariat Ditien Tata Ruang

Kembali ke halaman sebelumnyaIndeks Berita