F.A.Q



Pengajuan Rekomendasi Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional Penata Ruang

Apa itu Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

Pengangkatan pertama merupakan pengangkatan untuk mengisi lowongan kebutuhan Jabatan Fungsional Penata Ruang dari calon PNS.
Calon PNS setelah diangkat sebagai PNS paling lama 1 tahun harus diangkat kedalam Jabatan Fungsional Penata Ruang.

    Persyaratan :

  1.  Berstatus PNS;
  2.  Berijazah paling rendah S1/D4 bidang Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota, Planologi, Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Geografi, Geodesi atau Teknik Geologi;
  3.  Nilai prestasi kerja paling rendah bernilai baik dalam 1 tahun terakhir;

Bagaimanakah tata cara pengajuan rekomendasi Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

Kirimkan surat permohonan dari Kepala Dinas ditujukan kepada :
Direktur Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN
Tembusan : Kepala Bagian Hukum, Kepegawaian dan Ortala, Setditjen Tata Ruang

Surat permohonan dapat dikirim ke alamat kami :
Bagian Hukum, Kepegawaian dan Ortala, Ditjen Tata Ruang
Gedung Ditjen Tata Ruang Lantai 4 Wing 3, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN
Jl. Raden Patah 1 No 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110

serta mengirimkan dalam bentuk file ke email : fungsionalpenataruang@gmail.com dengan subyek Pengajuan Rekomendasi Pengangkatan [nama instansi]

Apa saja kelengkapan pengajuan pengajuan rekomendasi ?

  1.  Surat usulan dari Kepala Dinas tembusan BKD;
  2.  Daftar Riwayat Hidup Pegawai;
  3.  Copy SK CPNS Legalisir;
  4.  Copy SK PNS Legalisir;
  5.  Copy Ijazah S1 dan atau S2 Legalisir;
  6.  SKP 1 Tahun terakhir;

Diklat Jabatan Fungsional Penata Ruang

Bagaimanakah tata cara pengajuan usulan calon peserta Diklat Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

Kirimkan surat permohonan dari Kepala Dinas ditujukan kepada :
Direktur Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN
Tembusan : Kepala Bagian Hukum, Kepegawaian dan Ortala, Setditjen Tata Ruang

Surat permohonan dapat dikirim ke alamat kami :
Bagian Hukum, Kepegawaian dan Ortala, Ditjen Tata Ruang
Gedung Ditjen Tata Ruang Lantai 4 Wing 3, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN
Jl. Raden Patah 1 No 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110

serta mengirimkan dalam bentuk file ke email : fungsionalpenataruang@gmail.com dengan subyek Usulan Peserta Diklat Jafung [nama instansi]

Apa saja kelengkapan pengajuan usulan calon peserta Diklat Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

  1.  Surat usulan dari Kepala Dinas/Pejabat Pembina Kepegawaian (Eselon II);
  2.  Daftar Riwayat Hidup Pegawai;
  3.  Copy SK CPNS Legalisir;
  4.  Copy SK PNS Legalisir;
  5.  Copy SK Pangkat Terakhir Legalisir;
  6.  Copy Ijazah S1 dan atau S2 Legalisir;
  7.  SKP 1 Tahun terakhir;

Apakah semua usulan calon peserta yang masuk akan otomatis tercatat dalam daftar antrian Diklat ?

Semua usulan yang masuk akan melalui seleksi pemberkasan oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Tata Ruang. Seleksi ini akan didasarkan pada kesesuaian pendidikan, serta tugas dan fungsi pegawai di unit kerjanya.

Bagaimana cara mengetahui apakah usulan calon peserta Diklat yang diajukan telah diterima dan dicatat oleh Sekretariat ?

Calon peserta yang diterima akan menerima Surat Pemanggilan Diklat dari Direktorat Jenderal Tata Ruang kurang lebih 1(satu) bulan menjelang pelaksanaan. Apabila membutuhkan informasi, silahkan menghubungi Sekretariat melalui email atau telpon.

Bagaimana apabila terjadi perubahan pada jadwal pelaksanaan Diklat, apakah para peserta akan mendapatkan konfirmasi sebelumnya ?

Para calon peserta agar rutin memeriksa informasi yang ditayangkan pada website ini. Apabila perubahan bersifat mendadak, maka sekretariat akan langsung menghubungi kontak yang tercatat pada berkas usulan.


Pengajuan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK)

Bagaimanakah tata cara pengajuan DUPAK Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

  1. Membuat DUPAK dan ditandatangani oleh Pejabat Administrator (Eselon III) dan dibuat rangkap 2.
  2. Menyiapkan surat pengantar oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) atau Kepala Dinas/Kepala Badan ditujukan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Tata Ruang.


Dokumen dapat dikirim ke alamat kami :
Bagian Hukum, Kepegawaian dan Ortala, Ditjen Tata Ruang
Gedung Ditjen Tata Ruang Lantai 4 Wing 3, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN
Jl. Raden Patah 1 No 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110

serta mengirimkan DUPAK (excel) ke email : fungsionalpenataruang@gmail.com dengan subyek DUPAK [nama] Periode Oktober 2020

Bagaimanakah ketentuan pengisian DUPAK Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

  1. Masa penilaian diisi dengan memperhatikan pengajuan DUPAK sebelumnya.
  2. Keterangan perorangan diisi sesuai data terbaru. Contoh pengisian keterangan perorangan terlampir.
  3. Pengisian persentase angka kredit untuk setiap butir kegiatan memperhatikan jenjang pelaksana yaitu 100% untuk jenjang yang sejajar, 80% untuk 1 (satu) tingkat diatas atau dibawah, dan 0% untuk 2 (dua) tingkat diatas jenjang saat ini.
  4. Pengisian persentase angka kredit untuk penyusunan karya tulis/karya ilmiah di bidang penataan ruang yang diterbitkan secara nasional maka persentasenya adalah :
    jika terdiri dari 2 (dua) orang penulis : 60% untuk penulis utama dan 40% untuk penulis pembantu, jika terdiri dari 3 (tiga) orang penulis : 50% untuk penulis utama, 25% untuk masing-masing penulis pembantu, jika terdiri dari 4 (empat) orang penulis : 40% untuk penulis utama, 20% untuk penulis pembantu
  5. Pengisian persentase angka kredit sebagai anggota tim penyusunan pedoman/buku di bidang penataan ruang maka persentasenya adalah 40%.

Apa saja kelengkapan pengajuan DUPAK Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

  1. Surat Penyataan Melakukan Kegiatan Perencanaan Tata Ruang dan/atau Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang (SPMK) yang dibuat per Unsur Utama dan ditandatangani oleh Pejabat Administrator. Uraian kegiatan pada SPMK disusun berdasarkan urutan unsur, sub unsur dan butir kegiatan yang ada pada DUPAK.
  2. Bukti fisik melakukan kegiatan yang disusun dan dikelompokkan berdasarkan unsur utama dan diurutkan berdasarkan unsur kegiatan. Penyusunan bukti fisik agar sesuai dengan urutan uraian kegiatan yang tercantum dalam penulisan SPMK.
  3. Copy PAK terakhir, SK Pangkat Terakhir, dan SK Jabatan Terakhir.
  4. Seluruh dokumen kelengkapan pengajuan DUPAK disusun dalam binder ring A4/FC 70mm/80mm dan diberi keterangan pada sisi samping binder berupa Nama, Masa Penilaian dan Nomer Binder (menunjukkan jumlah nomer dan jumlah binder yang akan disampaikan).
  5. Pegawai dinyatakan terdaftar apabila telah kelengkapan dokumen hardcopy DUPAK dan Excel DUPAK telah diterima dan diverifikasi oleh Sekretariat.

Panduan dapat di lihat pada halaman download.


Inpassing Jabatan Fungsional Penata Ruang

Bagaimana Tata Cara Pengajuan Inpassing Jabatan Fungsional Penata Ruang ?

  1. Kementerian/Dinas/Badan melakukan perhitungan kebutuhan formasi menggunakan blangko perhitungan formasi jafung Penata Ruang (ada di halaman download).
  2. Berdasarkan perhitungan formasi, Kementerian/Dinas/Badan mengajukan usulan nama pegawai yang akan menduduki formasi tersebut kepada BKD/Biro Kepegawaian disertai dengan kelengkapan berkas.
  3. Biro Kepegawaian/BKD memeriksa berkas dan formasi, kemudian melakukan update e-Formasi yang ada di Kementerian PAN dan RB.
  4. Biro Kepegawaian/BKD mengajukan usulan inpassing kepada Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.
  5. Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN akan melakukan verifikasi berkas. Bagi instansi yang telah lengkap berkasnya akan mendapatkan jadwal pelaksanaan inpassing yang akan diumumkan melalui website. 

Apa saja kelengkapan pengajuan Inpassing Jabatan Fungsional Penata Ruang Tahun 2020?

  1. Surat Usulan yang ditandatangani Kepala BKD/ Kepala Biro.
  2. Copy SK PNS yang dilegalisir.
  3. Salinan SK Kenaikan Pangkat Terakhir yang dilegalisir.
  4. Salinan SK Jabatan terakhir yang dilegalisir.
  5. Salinan Ijazah S1 dan S2 (bila ada) yang dilegalisir.
  6. Surat Keterangan tidak pernah dijatuhi hukuman disipilin tingkat ringan/sedang/berat.
  7. Salinan SKP yang dilegalisir 2 tahun terakhir.
  8. DRH sesuai format berlaku. (silahkan menggunakan DRH sampai format DRH di upload).